Oleh: LK | Maret 28, 2011

HELIUM STICK

Permainan yang keren menurut saya. Alasannya karena anomali ilmu fisika terjadi di sini. Alatnya sederhana, sebuah stick atau tongkay yang panjang tetapi ringan. Ingat! Ringan adalah kunci permainan ini. Misalnya sebuah batang pralon kecil atau bambu panjang yang diameternya kecil. Idealnya permainan ini dilakukan pertandingan antara beberapa kelompok dengan setiap kelompok beranggotakan 8 – 10 pemain (bisa juga dengan 6 – 14 pemain).

Cara bermain

  • Semua pemain diperintahkan membentuk barisan saling berdekatan dengan posisi pemain dalam kelompok berselang-seling menghadap arah yang berlawanan (berhadap-hadapan).
  • Perintahkan semuanya menjulurkan jari telunjuknya ke depan. Ingatkan untuk memposisikan semua telunjuk rata horizontal.
  • Letakkan helium stick di atas jari-jari telunjuk. Lakukan dengan hati-hati untuk mendramatisir. Helium stick tidak boleh dijepit dengan ibu jari.
  • Aturannya, mereka harus menurunkan helium stick ke bawah dengan catatan semua jari telunjuk harus selalu menyentuh helium stick.
  • Lakukan pengawasan, jika ada jari telunjuk yang tidak menyentuh helium stick sedikit saja, maka permainan harus diulang dari awal.
  • Yang paling dulu berhasil adalah kelompok pemenangnya.

Catatan

Sederhana, tetapi menipu. Saat mereka berusaha menurunkan ke bawah, yang terjadi biasanya helium stick malah terangkat ke atas. Seolah-olah tongkat memang mengandung helium sehingga bisa naik ke atas seperti balon gas yang berisi helium. Rahasianya sebenarnya ada pada ilmu fisika. Resultan gaya pada jari-jari telunjuk yang menahan tongkat mengarah ke atas lebih besar dari pada gaya berat tongkat yang mengarah ke bawah. Hal tersebut menyebabkan tongkat cenderung terangkat ke atas.

Mungkin ada kelompok yang kesulitan melakukan permainan ini atau ada juga yang bisa menyelesaikan dengan sangat cepat. Biasanya yang terlalu cepat melakukan kecurangan, dimana ada telunjuk yang tidak menyentuh helium sticknya.

Saat pertama mencoba, biasanya helium stick malah terangkat ke atas. Buat sedikit “joke” dengan berpura-pura kaget. Misalnya dengan bertanya “apa yang kalian lakukan? Apa kalian belum tahu bedanya ke atas dan ke bawah?” Jika pengawasan dilakukan dengan cermat, maka butuh kesabaran dan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan permainan ini. Terkadang para pemain akan bosan atau menyerah. Pemandu harus bisa memberikan motivasi atau menghentikan permainan dan memberikan waktu untuk briefing menyusun strategi.

Variasi

Untuk mempersulit, beri perintah setiap pemain dilarang berkomunikasi dengan pemain lain dalam bentuk apapun. Tetapi variasi ini akan menyebabkan permainan kurang ramai. Bisa juka pemandu menunjuk salah satu anggota kelompok sebagai leader yang tugasnya mengarahkan dan memotivasi anggotanya sementara anggota yang lain tak boleh bicara.

Kesulitan dalam permainan ini adalah mengontrol agar setiap jari telunjuk sejajar dan gaya angkat keatas yang tidak boleh terlalu besar. Jadi variasi seperti perintah untuk mengangkat ke atas tidak diperlukan. Lain halnya jika variasi dilakukan dengan perintah mengangkat ke atas lalu helium stick harus dipindahkan bergeser ke kiri/ kanan atau depan/ belakang. Lalu diturunkan lagi. Berarti helium stick perlu diletakkan di atas penumpu, sehingga tidak menyentuh lantai dan ada tempat untuk meletakkan jari telunjuk di bawahnya.

Bisa juka pemandu memberikan ring (benda berbentuk lingkaran) pada kedua ujung helium stick dan ring itu tidak bulah jatuh. Jadi, posisi helium stick harus benar-benar horizontal.

 

Temukan yang unik dan menarik di

Unit Gawat Darurat buat anak sekolah

Kisah-kisah inspiratif


Responses

  1. Saya mau tanya, helium stick ini bisa dibeli di mana yah? soalnya baru tau stick seperti ini. Mohon bantuannya.

    Terima Kasih.

  2. stick bisa terbuat dari apa saja, yang penting lurus dan ringan. contoh: tubing alumunium (bhn dan ukuran untuk antene tv) tapi panjang 1.5 ~2m…selamat mencoba.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: