Oleh: LK | Agustus 31, 2010

WHAT IS THE MEANING OF LEADERSHIP

Secara istilah dan harafiah, banyak pakar dan ahli dibidang ini menterjemahkan dengan berbagai kalimat. Semua itu bisa kalian dapatkan dari buku, googling, atau menterjemahkan sendiri.


Menariknya, ada yang menjabarkan kepemimpinan (LEADERSHIP) sebagai sebuah akronim.

L – listen

E – enthusiastic

A – ttributes

D – etermined

E – fficient leader

R – espect

S – piritual

H – elpful to others

I – ntegrity

P – ersistent as a leader

 

Hal di atas adalah aspek penting yang perlu dimiliki seorang pemimpin (LEADER) yang baik.

 

LISTEN; mendengarkan dari orang yang dipimpinnya, masukan dan kritikan dari orang lain yang lebih berpengalaman. Bahkan Nabi Sulaiman a.s. yang memiliki kerajaan besar dengan pasukan dari manusia, jin dan berbagai jenis hewan masih mendengan kata-kata seekor semut.

ENTHUSIASTIC; seorang leader harus mampu tampil bergairah/ bersemangat di hadapan orang yang dipimpinnya. Muhammad s.a.w. adalah seorang pemimpin besar, bukan hanya ketika bicara di mimbar atau memberi nasehat dengan membara-bara. Tetapi ketika pertempuran di medan perang membara dengan hebatnya, mata musuh sudah sedemikian merah dengan keganasannya, maka beliaulah yang terdepan. Sampai-sampai prajurit hebat sekelas Umar bin Khattab sekalipun bercerita sampai berlindung dibalik terjangan beliau.

ATTRIBUTES; pemimpinan juga perlu menunjukkan kedudukannya, sekalipun bukan hal yang informal. Justru lebih berpengaruh posisi kita di hati orang yang kita pimpin dari pada posisi formal yang kita jabat.

DETERMINED; kejelasan posisi, “siapa yang punya wewenang disini” penting untuk ditekankan dan diperjelas. Sekalipun dalam sistem demokratis yang semua diputuskan dengan kesepakan bersama. Tetap saja pengambil keputusan dan yang mempertanggungjawabkan semuanya adalah pemimpinnya.

EFFICIENT LEADER; leader juga harus mampu mengelola dengan baik semua sumber yang dimiliki. Bukan hanya soal uang, tetapi juga tenaga dan pikiran.

RESPECT; di sinilah pentingnya memperhatikan attitude kita. Pemimpin akan lebih mudah memimpin jika orang yang dipimpinnya menghormati atau menghargainya. Tunjukkan attitude yang baik dengan hal sederhana, seperti tepat waktu, bekerja sigap, memegang janji, menjaga kelakuan. Tentu juga perlu sikap timbal balik, kita juga akan dihargai orang lain jika kita juga menghargai orang lain.

SPIRITUAL; ini adalah aspek penting yang juga tak boleh ditinggalkan. Tingkat spiritualitas dan ketaatan terhadap agama akan membuat kita punya kharisma yang berbeda. Dengan lebih dekat kepada Allah, kita juga cenderung mampu berpikir lebih jernih dan terhindar darimkeputusan yang salah.

HELPFUL TO OTHER; pemimpin yang baik adalah pemimpin yang paling malas, bukan berarti pemimpin seperti ini tak pernah turun tangan. Tetapi seorang pemimpin harus mampu membuat orang yang dipimpinnya melakukan bagian tugasnya dengan benar. Sehingga ia tak perlu turun tangan sendiri. Namun, pemimpin juga perlu peka dan tahu kebutuhan anggotanya. Ia harus mampu membantu jika yang dipimpinnya memerlukan bantuan. Termasuk di luar urusan organisasi.

INTEGRITY; berarti pemimpin harus mampu menyatukan semua anggota dan unsur dalam organisasinya dengan kerjasama yang sinergis (saling menguatkan). Integritas, juga bisa diartikan sebagai kesungguhan hati dan kebulatan tekat. TOTALITAS.

PERSISTENT AS A LEADER; kegigihan adalah kunci penutupnya. Sekalipun kemampuan kita belum memadahi, dengan kegigihan yang tak kenal putus asa, semua bisa dicapai.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: