Oleh: LK | Agustus 10, 2010

YANG KIRI JUGA DONG!?

Mohon maaf apabila ada kemiripan nama dan peristiwa dari cerita ini, karena emang cerita ini dibuat based on true story tetapi bukan true story.

Alkisah, di sebuah rumah milik seorang ustadz tinggal seorang pemuda mantan preman penganut aliran PUNK yang kreatif dan putri ustadz yang taat pada ayahnya. Setiap perkataan ayahnya ia tafsirkan sebagai perintah yang pasti selalu ada dasarnya dan benar menurut agama.

Suatu ketika, ustadz tersebut kelupaan membawa sendalnya ke masjid, maka ia menyuruh pemuda murid satu-satunya mengambilkan sandalnya.

“Tapi saya nggak tau tempatnya ustadz.” tanya pemuda itu.

“Tanya aja sama Fatimah, putriku. Dia tahu kok.” Jawab ustadz.

Mendengar nama Fatimah disebut, pmuda itu langsung semangat, karena emang … ehm, fatimah termasuk tipe wanita yang disukainya. Pemuda itupun langsung ke rumah ustadznya yang cuma berseberangan jalan dengan masjid. Sebenarnya di depan rumah, ia telah melihat sandal ustadznya. Tetapi pikiran usilnya timbul.

Ia masuk rumah dan pura-pura mencari sandal.

“Loh, nyari apa kang, kok cuman tengak-tengok di depan pintu?” tanya fatimah yang sedang di ruang tamu.

“Anu, saya disuruh ustadz mencari kamu.”

“Ada perlu apa yaa.. abi (bapak) sama saya?”

“Anu lagi, ……” Pemuda itu menjawab malu-malu.

“Anu apa kang?”

“Saya disuruh minta cium pipi di Fatimah.”

“Jangan main-main kang, masak abi nyuruh kayak gitu. Fatimah nggak percaya!” Jawab Fatimah agak marah.

Pemuda yang sejak awal sudah punya rencana, keluar rumah dan berteriak pada ustadznya yang menunggu di masjid.

“Ustadz !!!! FATIMAH NGGAK MAU NGASIH, KATANYA NGGAK PERCAYA KALO YANG NYURUH USTADZ!”

“FATIMAH..!!!! CEPET DIKASIH, ITU BENER ABI YANG NYURUH!!!” Jawab ustadz yang salah sangka.

“Tuh.. kan, bener ustadz yang nyuruh.” kata pemuda itu setelah masuk kembali ke ruang tamu.

“Iya… iya…, Fatimah juga denger suara abi kok.” Jawab Fatimah yang juga mendengar teriakan ayahnya.

Tanpa ragu-ragu Fatimah mencium pipi kanan pemuda itu. Merasa nanggung, sang pemuda masih punya akal.

“Loh… kok cuman yang kanan, yang kiri juga dong.”

“Tadi abi kan cuma nyuruh ngasih cium, nggak nyuruh dua kali!” protes Fatimah.

pemuda itu keluar lagi dan berteriak:

“USTADZ, FATIMAH CUMAN NGASIH YANG KANAN! YANG KIRI NGGAK DIKASIH!!!”

“HAYO FATIMAH!!! JANGAN GITU, KASIH JUGA YANG KIRI!” teriak ustadz dari seberang yang masih salah sangka.

Pemuda itu masuk ruang tamu lagi, “Tuh kan yang kiri juga…”

Tanpa bilang apa-apa Fatimah langsung mencium pipi kiri pemuda itu dan pergi ke belakang karena malu. Pemuda yang merasa puas segera mengambil sandal ustadznya dan berlari ke masjid di seberang jalan.

Ustadz yang sudah nggak sabar menunggu menegur pemuda itu,

“Kenapa sih ngambil sandal aja lama banget! fatimah juga aneh, kok tadi nggak mau langsung ngasih dua-duanya.”

Pemuda itu hanya menjawab dengan senyuman dan berkata dalam hati “Kalo besok ketinggalan lagi, pasti langsung dikasih dua-duanya.”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: