Oleh: LK | Agustus 9, 2010

RENUNGAN DAN MANFAATNYA

LK – search_lanang@yahoo.com

Renungan merupakan acara penting dalam kegiatan Pramuka. Fungsinya sebagai alat melihat jauh ke depan, melihat ke dalam diri sendiri serta mendekatkan diri pada Allah. Renungan dapat berupa:

  • Tinjauan terhadap suatu masalah atau suatu kejadian.
  • Instropeksi diri atau kelompok.
  • Usaha memahami atau mendalami suatu kegiatan.

Manfaat renungan antara lain:

  • Mendekatkan diri pada Allah.
  • Instropeksi terhadap diri sendiri atau kelompok.
  • Sarana evaluasi kegiatan yang telah dilahsanakan.
  • Bekal mental untuk menghadapi kegiatan/ masalah di masa depan.
  • Sarana pengingat untuk menelaah dan mengambil hikmah dari peristiwa besar yang menimpa lingkungan sekitar.

Renungan biasanya berupa kata-kata atau kalimat yang menyentuh dan memberi rangsangan batin.

Contoh Renungan pagi.

Bagi yang menyadari….

Bahwa hidup ini untuk mencapai suatu tujuan.

Makanya menempuh jalan yang benar adalah sebuah keniscayaan.

Bagi yang tersesat…

Jalan yang benar adalah hal yang paling penting dari segala yang lain.

Baginya, jalan itu adalah harapan.

Jalan akan keselamatan hidupnya di dunia… dan akhirat.

Siapa diantara kita…

Yang hanya berputar di tempat yang itu-itu saja?

Barang kali tidak ada.

Tetapi,marilah kita lihat,

Karena di rimba yang penuh misteri ini

Menemukan jalan yang benar tidak semudah membalikkan telapak tangan

Maka,

Peranan seseorang yang bisa menunjukkan jalan yang benar,

Serta mendorongnya terus ke arah tujuan

Masih sangat kita perlukan.

Bagi kita …

Ini semua berarti pengorbanan dan pengabdian.

Dengan kesukarelaan,

Yang terwujud oleh cinta kasih.

Memang…

Ada banyak jalan…. teteapi yang satu ini…

Adalah jalan yang pasti, karena kita yakini.

Contoh renungan untuk memotivasi dan kebersamaan:

Satu demi satu …

Bata-bata itu disusun dengan rapih …

Di atas selapis ramuan semen …

Oleh seorang tukang yang terampil.

Kini …

Susunan bata-bata itu menjadi sebuah pondasi …

Dan diatasnya …

Berdirilah sebuah gedung batu … besar … dan megah.

Tempat orang bernaung.

Ya Allah …

Yang hamba renungkan adalah bata itu …

Yang kini berada ditempat gelap, di dasar gedung yang kokoh itu …

Tiada seorangpun melihatnya,

Namun … bata itu tetap melakukan tugasnya …

Yang dibutuhkan oleh bata-bata lain yang ada diatasnya …

Ya Allah …

Adakah gerangan bedanya …

Apakah hamba berada di atas puncak gedung yang megah itu …

Atau di dasar pondasi yang gelap …

Yang tidak pernah dilihat oleh orang ….

Selama hamba berdiri dengan penuh keyakinan pada tempat yang benar.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: